Lamongan – Pada zaman moderen ini, kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan gerakan literasi sekolah (GLS).Pengertian Literasi Sekolah dalam konteks GLS adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/ atau berbicara.

Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.
1. Tujuan Umum
Menumbuh kembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
2. Tujuan Khusus
a. Menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah.
b. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat.
c. Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan.
d. Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca.

Kegiatan Literasi di SMA 1 Simanjaya Sekaran Lamongan dikelola oleh TIM Literasi Sekolah yang merupakan gabungan dari Guru-guru Bahasa dan Guru-guru Bidang lainnya. kegiatan ini sudah berjalan aktif sejak 4 tahun yang lalu. Pepustakaan yang merupakan pusat dari literasi sekolah dimanfaatkan oleh siswa dalam melaksanakan program literasi.
Adapun kegiatan Literasi yang dipilih oleh SMA 1 Simanjaya Sekaran adalah melakukan pelatihan dan pendampingan kepada peserta didik untuk bisa menghasilkan karya tulis, baik berupa Novel, Antologi cerpen bahkan Karya Tulis Ilmiah.
Atas hasil karya tulis yang telah dihasilkan oleh peserta didik, maka SMA 1 Simanjaya Sekaran merasa perlu untuk ikut berkontribusi terhadap kemajuan literasi di Kabupaten Lamongan dengan cara menyumbangkan buku-buku hasil karya peserta didik kepada Perpustakaan Daerah Lamongan.
“semoga buku-buku yang disumbangkan kepada Perpusda ini memiliki manfaat yang lebih luas dan memberikan berkah kepada para penulis” ucap Bapak Sirojul Munir, S,Pd.I,. SH. selaku kepala sekolah. [eLsi]






0 Comments